ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Optimalisasi Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender

25/05/2024

 


Kesetaraan gender harus dapat memberikan manfaat yang besar dan penting dari sisi ekonomi dan kualitas hidup masyarakat – Sri Mulyani Indrawati

Saya sangat setuju dengan ungkapkan diatas. Saat ini sudah banyak perempuan yang berkiprah di ranah publik, hal ini menunjukkan bahwa kesetaraan gender merupakan keniscayaan. Banyak perempuan yang mampu membuktikan bahwa mereka mampu menjalankan peran ganda. Setidaknya hal ini terjadi di komunitas yang saya dirikan, Sidina Community. Tidak sedikit dari anggota kami bekerja diluar rumah, tapi juga berperan dengan baik ketika menjadi ibu rumah tangga dan banyak juga meskipun bekerja penuh waktu di rumah, namun bisa tetap produktif dan berdaya dengan berbagai aktivitasnya. Mereka bertanggung jawab dalam mendidik anak, merawat rumah tangga bahkan beberapa menjadi pencari nafkah utama di keluarga. Hal ini menunjukkan peran penting perempuan dalam mendukung ekonomi keluarga. Tentunya hal ini harus dibarengi dengan pekerjaan rumah tangga yang tidak mengenal gender dan saat ini pun sudah banyak laki-laki yang menganggap lumrah melakukan pekerjaan rumah tangga.

Pengertian kesetaraan gender merujuk pada suatu keadaan setara antara laki-laki dan perempuan dalam pemenuhan hak dan kewajiban. Keterlibatan peran perempuan tidak hanya memberikan keuntungan secara ekonomi, namun juga memberikan kepuasan batin dan kebanggaan sosial. Masih lekat diingatan saya ketika mama bercerita dulu terpaksa putus sekolah karena orang tuanya lebih mengutamakan pendidikan untuk anak laki-laki, meskipun dia mempunyai kemampuan akademik yang cukup baik. Faktor sosial budaya sangat berpengaruh di masa itu yang cenderung menempatkan perempuan di ranah domestik rumah tangga semata. Hal tersebut kemudian memotivasi orang tua untuk memberikan pendidikan yang lebih baik didukung juga oleh sistem dan kebijakan yang lebih baik. World Bank menyebutkan bahwa kesetaraan gender merupakan persoalan pokok pembangunan yang akan memperkuat kemampuan negara untuk berkembang, mengurangi kemiskinan dan memerintah secara efektif. Dalam konteks itulah jika negara kita mau membangun pemerintahan yang maju setidaknya memperhatikan masalah secara khusus yang berkaitan dengan kesetaraan gender (Mason & King, 2001).


Penting bagi perempuan juga untuk mengoptimalkan perannya. Orang tua saya selalu menekankan bahwa saya harus menempuh pendidikan yang lebih tinggi dari mereka. Mereka beralasan bahwa ketika saya bisa memperoleh pendidikan yang lebih baik, maka akan mempunyai pilihan yang lebih baik dan lebih banyak dalam hidup. Dengan ilmu yang didapat, diharapkan bisa berkontribusi di masyarakat. Bekal ilmu yang diwariskan akan lebih penting daripada bekal harta, yang mana harta akan habis jika kita tidak mampu untuk mengelolanya. Namun bekal ilmu akan terus bermanfaat sepanjang hidup kita. Ilmu yang di dapat juga yang kemudian memotivasi saya untuk mendirikan PT Sidina Sejahtera Abadi yang menaungi Sidina Community sebagai komunitas pusat belajar pendidikan dan pengembangan diri maupun Sidina ID, sebagai unit usaha yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan baik sebagai trainer maupun sebagai influencer.

Saat ini pun di komunitas kami, para fasilitator ibu penggerak melakukan kegiatan volunteering untuk membantu pencegahan dan penanganan tiga dosa besar pendidikan, yaitu perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi. Tiga masalah itu masih banyak terjadi di masyarakat dan banyak yang korbannya perempuan. Kami juga mengedukasi para orang tua khususnya ibu untuk memainkan peran kunci dalam melindungi anggota keluarga dari kekerasan. Bahkan kami pun dilibatkan pemerintah melalui Kemdikbudristek dalam pembentukan dan sosialisasi PPKSP (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan) dan juga pembentukan TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan). Hal ini menunjukkan peningkatan partisipasi perempuan di level kebijakan.

Optimalisasi peran perempuan disini mencakup berbagai hal penting. Perempuan saat ini mempunyai kesempatan yang sama dalam berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, ekonomi, politik dan sosial dll, namun masih banyak memerlukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak seperti masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga swasta dll untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memungkinkan perempuan untuk berkontribusi secara maksimal dalam berbagai aspek kehidupan. Kaum perempuan merupakan aset, potensi dan investasi penting bagi Indonesia yang dapat berkontribusi secara signifikan sesuai kapabilitas dan kemampuannya. Dengan demikian, sangat penting bagi kita semua untuk mempromosikan kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yang pada akhirnya akan memutus rantai kemiskinan di Indonesia dan mempercepat pencapaian SGDs.

Share This :
Susi Sukaesih

Hai semua! Pendidikan masih menjadi senjata ampuh untuk memutus rantai kemiskinan. Yuk belajar dan berbagi bersama gerakan #IbuPenggerak. Saya Susi, Ibu 2 putra. Founder Sidina Corp (Sidina Community & Sidina ID)

0 komentar